Langsung ke konten utama

Charlie Sheen Sets New Guinness World Record for Twitter

Charlie Sheen in March 2009Image via Wikipedia

Charlie Sheen may or may not be “winning,” in life, but he has won a rare honor: the “Fastest Time to Reach 1 Million Followers” Guinness World Record.
Guinness community manager Dan Barrett says the agency “just researched and approved” the record this morning. According to Barrett, Sheen reached that milestone in 25 hours and 17 minutes. As of this writing, Sheen’s Twitter account, @CharlieSheen, has close to 1.2 million followers. Guinness did not have a previous record for that category, Barrett says. Sheen also set a Guinness record for “Highest Paid TV Actor Per Episode — Current” at $1.25 million.
Sheen joined Twitter March 1. In a matter of minutes, Sheen acquired more than 60,000 followers and a Klout score of 57 — without even tweeting. According to a report in Advertising Age, Sheen was able to get his account verified so quickly because Internet startup Ad.ly brokered his account with Twitter.
Sheen, of course, has been all over the news since he publicly disparaged Chuck Lorre, producer of Sheen’s successful sitcom Two and a Half Men in a bizarre interview with Alex Jones of InfoWars last month. Since then, Sheen has been interviewed by various other high-profile outlets making equally odd statements. The public meltdown has made Sheen a continual trending topic on Twitter and the subject of several YouTube parodies.
For Guinness, this is the second high-profile application of the brand’s records system to social media. Last month, the Nabisco cookie brand Oreo and rapper Lil Wayne squared off for the record for the most Facebook likes. Lil Wayne won that contest handily.
source : http://mashable.com/2011/03/03/charlie-sheen-sets-new-guinness-twitter-record/
Enhanced by Zemanta

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.