Langsung ke konten utama

Facebook Deletes 30 UK Inmates' Pages After Taunts

Facebook has deleted the pages of 30 U.K. prisoners at the request of the British government, the justice minister announced Thursday, after several incidents in which inmates reportedly used the Internet to plot with criminals and intimidate victims.

Justice Minister Jack Straw said the convicts' pages had been removed within 48 hours of the government demand but he's working with the popular social networking site to remove objectionable pages even faster.

"What we've got to is set up a better system with Facebook so that if they get a notice from us that this site is improper than all they have to is not make a judgment about it but press the delete button," he told the BBC in an interview Thursday.


Repeated calls to Britain's Ministry of Justice seeking an elaboration of Straw's remarks were not immediately returned.

Facebook also did not immediately respond to requests for comment.

Straw said British inmates are generally barred from using sites like Facebook, but according to reports some prisoners have been able to update their personal pages via their family or by using cell phones smuggled into jail.

Last month, The Sunday Times reported that a British gangster serving time for conspiracy to murder had been communicating freely with his 565 Facebook friends and making threats.

"I will be home one day and I can't wait to look into certain people's eyes and see the fear of me being there," the paper quoted the criminal as saying in one message.

"Some (of you) have let me down badly, and will be named and shamed," he was quoted as saying in another.

The news followed a separate report that the family of a stabbing victim had expressed outrage over his killer's Facebook boast.

source : http://news.yahoo.com/s/ap/20100211/ap_on_hi_te/eu_britain_prisoners_on_facebook

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.