Langsung ke konten utama

Support for Boediono and Sri Mulyani grows

Vice President Boediono and Finance Minister Sri Mulyani may find themselves in the hot seat for their alleged decision-making mistake concerning the Bank Century debacle.

But public support grows.

Boediono and Mulyani are considered the most responsible regarding the decision to bail out the ailing bank at a meeting they led in November last year. Boediono was Bank Indonesia governor when the bailout, said to have cost the country Rp 6.76 trillion (US$716 million), was issued.

Their key role in the bailout was shown in an audit report on the debacle from the Supreme Audit Agency (BPK) submitted to the House of Representatives late last month. Pressure grew for Boediono and Mulyani to resign.

The Association of Indonesian Muslim Intellectuals (ICMI), however, said Wednesday that it was not fair the public judge Boediono and Sri Mulyani guilty prematurely, and they should be given a chance to present their argument.

“ICMI agrees that the debacle must be properly probed,” ICMI presidium chairman Azyumardi Azra said. “But it’s important to maintain the presumption of innocence.

“ICMI does not endorse that [Boediono and Mulyani] resign, unless there is evidence to prove they are guilty.”

Boediono and Mulyani insisted that salvaging Bank Century helped prevent a potential Indonesian banking-system meltdown.

Source : The Jakarta Post

Komentar

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.