Langsung ke konten utama

Facebook Gugat Jejaring Sosial Porno Faceporn

Image representing Facebook as depicted in Cru...Image via CrunchBase
Facebook kembali memerangi situs jejaring sosial lain. Kali ini Facebook membidik Faceporn.com, situs jejaring sosial yang masuk rating X atau porno.

Facebook mengajukan gugatan pada 15 Oktober lalu di Pengadilan Distrik California Utara dan mengklaim bahwa Faceporn membonceng agar terkenal dan merupakan pelanggaran hak cipta.

Faceporn menyebut diri sebagai jaringan nomor satu dalam mensosialisasikan pornografi dan seks. Tapi situs itu sudah tidak bisa diakses sejak Rabu menurut Tweet yang beredar.


"Dipaksa untuk tutup sementara karena keadaan yang tak terduga. Kami akan kembali lebih baik dari sebelumnya," kata @faceporn.

Faceporn tidak menyebutkan kapan akan kembali online. Namun sebuah catatan di situs mengatakan "Mati sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Ini bukan pertama kalinya Facebook memerangi situs jejaring sosial yang menggunakan nama mirip. Teachbook digugat pada Agustus, karena penggunaan kata "book" di situs itu merupakan pelanggaran merek-nya.

Facebook menyatakan konsep Faceporn juga mirip.

Facebook mengatakan Faceporn "secara terang-terangan menyalin logo dan situs Facebook serta merek dagang Wall," kata dokumen pengadilan.

sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/915682/facebook-gugat-jejaring-sosial-porno-faceporn
Enhanced by Zemanta

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...