Langsung ke konten utama

iPad Bisa 'Tersandung' Aksesoris Bra

Nama iPad, yang dilekatkan Apple untuk produk terbarunya, punya potensi tersandung merek dagang. Perusahaan yang sudah memakai nama iPad pun beragam, mulai dari produk elektronik hingga produsen bra.

Salah satu pemegang merek iPad yang sudah ada di pasaran adalah perusahaan Jerman, Siemens. Siemens sebelumnya telah memakai nama iPad untuk mesin-mesin yang mereka miliki.

Selain itu juga ada produsen chip yang berbasis di Swiss yakni STMicroelectronics. Dikutip detikINET dari News.com, Selasa (2/2/2010), perusahaan ini melaporkan bahwa mereka telah mendaftarkan nama IPAD yang merupakan kepanjangan dari Integrated Passive and Active Devices.


Namun, dari beberapa perusahaan yang sudah memakai nama iPad, yang unik ialah perusahaan dari Ontario bernama Coconut Grove Pads. Ternyata, sejak tahun 2007, mereka telah membuat bra dan bantalan bahu yang dijuluki iPad.

Belum diketahui apakah perusahaan-perusahaan di atas akan beraksi seperti Fujitsu. Ketika Apple mengumumkan iPad, perwakilan Fujitsu sempat mengutarakan kekecewaan mereka sebagai pemilik merek dagang iPad.

Sengketa merek dagang bukan pertama kali dihadapi Apple. Sebelumnya masalah serupa menabrakkan Apple dengan Cisco Systems terkait nama iPhone. Tetapi kedua perusahaan teknologi itu akhirnya setuju untuk berbagi nama.

sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/02/02/153025/1291249/317/ipad-bisa-tersandung-aksesoris-bra

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".