Langsung ke konten utama

Boediono: Kondisi Bank Century dan IFI Berbeda

Wakil Presiden Boediono mengatakan bahwa kondisi dan waktu Bank Century dan Bank IFI mengalami masalah berbeda sehingga penanganan berbeda.

Saat dipanggil oleh Panitia Angket Century, Selasa (22/12), seorang anggota Panitia dari Gerindra, Ahmad Muzani, mempertanyakan mengapa Bank Century diselamatkan sedang Bank IFI dan Indovers ditutup.

Menurut Boediono yang saat keputusan dibuat sedang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Bank Century diputuskan dibantu karena dunia sedang dalam puncak krisis ekonomi. "Bank Century itu kolaps pada puncak krisis global," katanya seperti yang tampak dalam siaran langsung di TVOne.
Sedang Bank IFI berbeda. Bank itu mengalami masalah pada bulan April 2009, saaat krisis sudah mulai berlalu. "Karena kondisi lain sekali, karena waktunya berbeda," katanya. Boediono juga menyebut tidak ada pelarian modal yang besar dan tidak ada lagi rumor.

Begitu pula dengan Indover, bank yang beroperasi di Belanda. Bank itu diputuskan tidak dibantu pada Oktober 2008, sehingga mati, karena tidak dicemaskan akan berpengaruh buruk di Indonesia.

Alasannya? "Bank Indover adalah bank komersial, seperti bank asing di Indonesia, jadi kalau ditutup dampaknya tidak terlalu besar bagi perbankan di dalam negeri," kata Boediono.

Komentar

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.