Langsung ke konten utama

Google Fails to Renew Licence in China

A Chinese woman walks past the Google logo at the Google China headquarters in Beijing, China
Google China headquarters in Beijing. Photograph: Ng Han Guan/AP
Google has not renewed its licence to be an "internet content provider" in China, signalling the end of its ambition to provide search and other internet services inside the country's "Great Firewall" which filters out content deemed sensitive by its government.


The annual licence, which is issued by the Chinese government, expired at the end of March. Holding an ICP licence is a prerequisite for providing web and internet searches originating inside the Chinese mainland – although it can still function from Hong Kong, where it moved its main search facility to google.com.hk at the end of last month.

However certain services such as Google Maps are understood still to be hosted on google.cn, though they are being transferred as the company exits the mainland for its internet services.

Google can however still conduct research and development on its Android phone and other software inside China, as well as selling advertising to be carried on the Google search engine and associated pages.

The company announced in January that it would cease to self-censor searches to Chinese users following what it viewed as targeted attacks against Chinese dissidents using its Google Mail service, and hacker-led incursions into its internal networks.

Google started operations in China in January 2006, censoring its search results to omit pages that the government has declared "sensitive" – usually relating to dissidents.

Google may seek to raise the problems it has experienced with censorship as a trade issue with the US State Department, which has been sympathetic to its complaints.

Facebook, the video service YouTube and the microblogging service Twitter are also blocked by the Chinese government firewall, though users with technical knowledge can buy online services called virtual private network (VPN) connections, which allow their systems to tunnel through the blockade.

source : http://www.guardian.co.uk/technology/2010/apr/01/google-china-licence-expires

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...