Langsung ke konten utama

What is Chinese New Year?

Chinese New Year is the beginning of the new year in the traditional Chinese lunar calendar. Because the lunar new year does not coincide with January 1st (unlike the solar calendar, which you might be more familiar with), the date of the celebration usually falls in late January or early February, and continues for fifteen days.

There are different activities and traditions that take place on certain days of the celebration. The day before the New Year is a time for cleaning the house in order to prepare for a fresh start. An elaborate dinner is cooked and eaten at midnight, at which time fireworks and firecrackers are set off all over town!

New Years Day itself is a day for spending time with (and paying respect to) the most senior members of the family, such as grandparents. The third day of the new year is a day for visiting friends, but is also a day to pay respect to ancestors by praying and tending to the graves of family members who have passed on. The fifth day of the new year is thought to be the birthday of the Chinese god of wealth, so families stay home to welcome him. The tenth through the twelfth days are a time for visiting friends. And on the fifteenth day, families light candles and lanterns to guide wayward spirits home, and signify the end of the New Year celebrations.


Throughout this time, the color red is very important to all of the celebrations. It is believed to scare away evil spirits and bad luck, so people make sure to wear lots of red clothing, hang up red decorations, and wrap gifts in red packaging.

source : http://whyzz.com/answer/detail/category/3/subcategory/26/qid/812

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.