Langsung ke konten utama

Racik Kopi Sendiri di Banda Aceh Coffee Festival

Kopi Aceh bukan rahasia lagi, belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Banda Aceh tidak menyambangi warung kopi (warkop) sembari menyeruput si hitam pekat ini.

Aceh sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia, tahun ini Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menggelar Banda Aceh Coffee Festival sebagai salah satu peluang untuk menarik wisatawan dalam rangka mengenalkan kembali ‘Wisata Kopi’ sebagai acara tahunan.

Kegiatan yang sudah terselenggara sejak 2011 ini menjadi bagian dari para pecinta kopi, penikmat kopi, petani kopi, dan sejumlah stakeholder lainnya untuk mempromosikan potensi wsata daerah dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Festival yang akan berlangsung 22-24 November ini di Taman Sari Banda Aceh, tidak hanya menampilkan kopi terbaik, tapi akan ada kursus meracik kopi dan uji coba kopi terbaik. Jadi bagi Anda yang ingin meracik kopi sendiri, jangan sampai melewatkan sejumlah agendanya.

Tidak hanya kopi robusta, komoditi kopi jenis arabika yang sudah mendunia pun akan bisa kita temukan dari beberapa wilayah di Aceh seperti Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues merupakan wilayah penghasil kopi terbaik Indonesia yang terkenal.

Mengingat festival kopi tahun ini seperti kembali pada tahun 2011 lalu, dimana sama-sama akan dibuka pada Jum'at malam, benar-benar sebuah kebetulan.[]

Komentar

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.