Langsung ke konten utama

We aren’t born afraid of spiders and snakes

This bubble map shows the global distribution ...Image via Wikipedia
People aren’t born afraid of spiders and snakes, but can learn these fears very quickly during infancy, says a new research.

Scientists have studied how infants and toddlers react to scary objects. In one set of experiments, they showed infants as young as 7 months old two videos side by side-one of a snake and one of something non-threatening, such as an elephant.

At the same time, the researchers played either a fearful voice or a happy voice. The babies spent more time looking at the snake videos when listening to the fearful voices, but showed no signs of fear themselves.

“What we’re suggesting is that we have these biases to detect things like snakes and spiders really quickly, and to associate them with things that are yucky or bad, like a fearful voice,” said Vanessa LoBue of Rutgers University.
In another study, 3-year-olds were shown a screen of nine photographs and told to pick out some target item. They identified snakes more quickly than flowers and more quickly than other animals that look similar to snakes, such as frogs and caterpillars.

Children who were afraid of snakes were just as fast at picking them out than children who hadn’t developed that fear.

“The original research by Ohman and Mineka with monkeys and adults suggested two important things that make snakes and spiders different. One is that we detect them quickly. The other is that we learn to be afraid of them really quickly,” LoBue said.

Her research on infants and young children suggests that this is true early in life, too-but not innate, since small children aren’t necessarily afraid of snakes and spiders.

The study is published in Current Directions in Psychological Science, a journal of the Association for Psychological Science.

source: http://science.gaeatimes.com/2011/01/25/we-arent-born-afraid-of-spiders-and-snakes-30646/
Enhanced by Zemanta

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Jakarta, Kota Kelima Terburuk Bagi Pekerja IT

Jakarta di malam hari Pekerja profesional di bidang teknologi Informasi membutuhkan sebuah lingkungan kerja yang nyaman untuk mendukung pekerjaannya. Banyak para profesional di bidang teknologi Informasi yang hijrah ke luar negara asalnya untuk menerapkan semua kemampuannya. Tapi ada beberapa kota di dunia yang dinilai sebaiknya harus dihindari bagi Pekerja IT, dan salah satunya adalah Jakarta. Dalam daftar 10 kota yang harus dihindari oleh pekerja IT dunia yang dikeluarkan majalah CIO, Jakarta disebut sebagai kota terburuk dan tak mampu menyediakan lingkungan kerja yang ideal bagi seorang pekerja IT.