Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2013

SDM Pemerintahan Kota Subulussalam Masih Tertinggal

Kota Subulussalam yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Singkil sekarang ini struktur pemerintahan berupa dinas/badan dan kantor sudah terisi semua seperti halnya kabupaten/kota pemekaran lain di Provinsi Aceh. Demikian dikatakan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam H Syarifuddin Padang kepada RRI di Kota Subulussalam Jumat (28/6/2013) disela-sela berlangsungnya pelaksanaan MTQ ke -31 Tingkat Provinsi Aceh. Menurutnya, sedangkan menyangkut dengan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jajaran Pemerintah Kota Subulussalam masih sangat jauh tertinggal dari SDM yang ada di kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh.

Lalai dengan Simbol, SDM di Aceh pun Tidak Bergairah

Beberapa media baik lokal hingga nasional, tepatnya di Selasa (25/6/2013) lalu menurunkan tentang laporan kinerja dan capaian Pemerintahan Aceh dibawah Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Sejumlah capaian pun bisa terlihat selama setahun duo partai merah ini yang telah dilakukan.

Foto Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni Kembali Dicari

Lagi-lagi, pemberitaan foto syur Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni kembali mencuat dan otomatis populasi pencarian kata kunci yang berbau esek-esek ini pun menggunung di internet, terlebih di mesin pencari Google. Briptu Rani yang berprofesi sebagai polisi wanita kelahiran Bogor, 18 Juni 1988 silam ini memang sedang kerap dicari-cari alias DPO oleh pihak Kepolisian Resort Mojekerto, Jawa Timur.

AKP Fitrisia Kamila Mendadak Terkenal Terkait Berita Polwan Tidak Boleh Berjilbab

Nama lengkapnya Fitrisia Kamila yang saat ini berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) bertugas sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Birem Bayeun, Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Jilbab: Antara Gaya dan Model atau Tuntutan

Macam-macam Penyakit Dunia yang Dikenal oleh Masyarakat Aceh

Penyakit donya (dunia) dalam pengetahuan orang Melayu seperti di Aceh adalah penyakit yang disebabkan oleh hal-hal supranatural atau adikodrati, atau tersebab manusia yang bersekutu dengan jin, setan, atau makhuk halus yang jahat. Aceh adalah salah satu suku terbesar di Propinsi Aceh. Kebesaran suku Aceh tidak hanya tampak dari kesenian dan kepahlawanan masyarakatnya, tetapi juga pengetahuan mereka terhadap penyakit dan penyembuhannya. Bagi mereka, sakit adalah hal serius yang harus disikapi. Karena itu, mereka mengabadikannya dalam sebuah pengetahuan tentang klasifikasi penyakit dan penyembuhannya (Meuraxa, Dado 1956; Rusdi Sufi dkk, 2006; Rusdi Sufi dkk, 2004).

Disaat Aktivis Perempuan (Aceh) Mengaku Syariat Islam Membelenggunya

Salah satu situs ucanews.com   (Union of Catholic Asian News Ltd)  yang berbahasa Indonesia, tepatnya Sabtu (8/6) lalu memuat sebuah berita yang ditulis oleh Ryan Dagur tentang pengakuan dari aktivis perempuan (Aceh?) yang menyebutkan keterbelengguannya terhadap syariat Islam yang diterapkan di Serambi Mekkah.

Wabah Bunuh Diri di Era Komunikasi Social Media

Ini bukan tulisan panjang tentang bunuh diri, tapi ini hanya tweet beberapa hari lalu di bulan Mei saat saya membaca sekilas tentang wabah bunuh diri yang semakin hari tanpa kita sadari muncul begitu saja. Inilah beberapa tweet yang saya arsip, dan barangkali berguna untuk Anda pahami.

Ketika @Malahayati_ Berkicau Tentang Aceh

Mengenal Aceh tidak semudah mengenal dan membaca lembaran-lembaran sejarah yang ada di buku, pahit dan manis, masa kelam dan jaya semuanya adalah sebuah proses yang begitu lama terjadi. Bukan soal kebanggaan yang tak berdasar atas nama cinta, bukan pula sikap apatis yang sama sekali tidak mengenal jati diri, Aceh adalah serangkaian kisah dengan lembaran-lembaran yang belum berakhir dari dulu, sekarang, dan mungkin sampai nanti.

Majalah Pria Itu Bernama "Ganlob"

Foto ilustrasi dari Ganlob.com Sebuah selebaran digital terselip diantara banyaknya kicauan di linimassa Twitter suatu hari, tertulis disana kontes blog Ganlob oleh salah seorang pengguna Twitterland.