Langsung ke konten utama

Google Again Posts Big Jumps In Sales And Profits

Google’s streak of strong quarters continues: The company just posted big increases in quarterly profits and revenue. Net revenue at the search giant was up 19 percent to $5.06 billion, compared to $4.1 billion a year ago. Net income increased to $1.96 billion, up from $1.4 billion a year ago. Both figures were squarely in line with analysts’ expectations. In after-hours trading, however, the company’s stock is down slightly.

The performance comes as reports have said that the search market is recovering faster than anticipated. (Even during the midst of the recession, however, Google (NSDQ: GOOG) continued to grow). A report earlier this week, for instance, said that search-ad spending had jumped 20 percent during the first quarter.
Some highlights:

Capital expenditures: Capital expenditures were only $239 million during the quarter, up slightly from the company’s $221 million in capital expenditures last quarter. That’s much less than what analysts had expected—and surprising considering executives’ comments last quarter that the company would be ramping up spending significantly.


Employment: Google’s workforce did, however, increase in size for the second quarter in a row. The company said it now has 20,621 employees, up 4 percent compared to the previous quarter.

Clicks: The average cost-per-click was up 7 percent compared to a year ago. Paid clicks meanwhile were up 15 percent.

Where the growth is coming from: Revenue at Google-owned sites increased 20 percent to $4.44 billion. Revenues generated via Google’s AdSense program, meanwhile, were up 24 percent to $2.04 billion.

source : http://paidcontent.org/article/419-google-again-posts-big-jumps-in-sales-and-profits/

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...