Langsung ke konten utama

Facebook Fuelling Divorce, Research Claims

The social networking site, which connects old friends and allows users to make new ones online, is being blamed for an increasing number of marital breakdowns.

Divorce lawyers claim the explosion in the popularity of websites such as Facebook and Bebo is tempting to people to cheat on their partners.

Suspicious spouses have also used the websites to find evidence of flirting and even affairs which have led to divorce.


One law firm, which specialises in divorce, claimed almost one in five petitions they processed cited Facebook.

Mark Keenan, Managing Director of Divorce-Online said: "I had heard from my staff that there were a lot of people saying they had found out things about their partners on Facebook and I decided to see how prevalent it was I was really surprised to see 20 per cent of all the petitions containing references to Facebook.

"The most common reason seemed to be people having inappropriate sexual chats with people they were not supposed to."

Flirty emails and messages found on Facebook pages are increasingly being cited as evidence of unreasonable behaviour.

Computer firms have even cashed in by developing software allowing suspicious spouses to electronically spy on someone's online activities.

One 35-year-old woman even discovered her husband was divorcing her via Facebook. Conference organiser Emma Brady was distraught to read that her marriage was over when he updated his status on the site to read: "Neil Brady has ended his marriage to Emma Brady."

Last year a 28-year-old woman ended her marriage after discovering her husband had been having a virtual affair with someone in cyberspace he had never met.

Amy Taylor 28, split from David Pollard after discovering he was sleeping with an escort in the game Second Life, a virtual world where people reinvent themselves.

Around 14 million Britons are believed to regularly use social networking sites to communicate with old friends or make new ones.

The popularity of the Friends Reunited website several years ago was also blamed for a surge in divorces as bored husbands and wives used it to contact old flames and first loves.
The UK’s divorce rate has fallen in recent years, but two in five marriages are still failing according the latest statistics.

Mr Keenan believes that the general divorce rate will rocket in 2010 with the recession taking the blame.

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Museum Tsunami Aceh Hadirkan Koleksi UNHCR sebagai Media Pembelajaran Kebencanaan

UPTD Museum Tsunami Aceh akan segera memperkaya koleksinya dengan penambahan barang-barang bersejarah berupa bantuan kemanusiaan yang digunakan pada masa tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pasca tsunami 2004. Koleksi ini akan disumbangkan oleh UNHCR Indonesia sebagai wujud dukungan terhadap upaya pelestarian memori kolektif bencana dan pendidikan kebencanaan. Barang-barang yang akan diserahkan antara lain selimut, ember, perlengkapan dapur, dan tikar yang membawa logo UNHCR. Kepala Perwakilan UNHCR untuk Indonesia, Francis Teoh, menegaskan bahwa benda-benda tersebut bukan sekadar artefak, melainkan simbol nyata dari solidaritas global. “Barang-barang ini merupakan saksi bisu dari upaya kemanusiaan dunia yang menyatu dengan gelombang solidaritas untuk Aceh,” ujar Teoh, Sabtu, 27 September 2025. Teoh yang memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di UNHCR dan terlibat langsung dalam tanggap darurat tsunami Aceh, menambahkan bahwa Museum Tsunami Aceh adalah ruang pembelaj...