Langsung ke konten utama

Pembunuh Facebook Google Mati

Google Inc akan mematikan Google Wave. Program yang disebut sebagai pembunuh Facebook itu memungkinkan orang chatting, berbagi file dan mengkolaborasi dokumen secara real time.

“Wave belum mencapai adopsi pengguna yang mungkin kita sukai,” kata senior vice president Google Urs Holzle dalam blognya.

Google mengatakan bahwa situs Google Wave akan tetap ada hingga akhir tahun dan teknologinya akan muncul di proyek Google selanjutnya. Sementara kodenya telah tersedia sebagai open source.

Google menjelaskan,”Kami tidak berencana untuk mengembangkan Wave sebagai aplikasi tunggal, namun kami akan menjaga situs ini setidaknya hingga akhir tahun ini serta menggunakan teknologinya untuk proyek Google lainnya.”

Saat diluncurkan banyak yang menyatakan bahwa Google Wave akan menjadi “pembunuh email” atau “pembunuh Facebook.”

Lalu apa yang salah? ReadWriteWeb berspekulasi bahwa Google mungkin telah membuat takut. “Kami tidak melihat kebutuhan akan Wave, bahkan bila situs ini lebih produktif dan efisien dari pada alat konvensional,” tulis situs itu.

sumber : http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/08/06/719721/pembunuh-facebook-google-mati/

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Zakiah Nurmala and Biography

Hacking with Google, Is it Possible

Every hacker needs to develop his abilities if he wants to maintain up to date. That's why he will use every tool he can find. From all of these possible options, Google hacks have become a new instrument for hackers. Although Google hacking isn't widespread knowledge, it should be understood by any hacker and even for the everyday computer user. But, if you want to become a hacker, Google is the way to go. Learn how to hack Google and you will acquire a powerful tool for your everyday work. What Is Google Hacking? Basically, it's the ability to use Google for finding hidden bits of data or information that the hacker can use for his advantage. Or in other words, hacking Google search appliance. How so? Let's say that you are a black hacker (someone who uses his hacking abilities for selfish purposes) and want to access the email account of a chosen victim. The first thing that hacker's do is to find out what is the secret question in the email account of their...