Langsung ke konten utama

Allah akan tetap memelukmu walaupun smua orang pergi menjauh ..

Komisi Pemilihan Umum Korsel (National Election Commission/ NEC) membatasi penggunaan Twitter menjelang pemilihan umum.

Kebijakan ini mengacu pada undang-undang pemilu yang melarang penggunaan poster, materi yang dicetak, video atau materi sejenis untuk kampanye hingga 180 hari sebelum hari pemungutan suara.

Penggunaan Twitter untuk kampanye dibatasi sekadar untuk bertukar pandangan masing-masing kandidat.

Pembatasan materi kampanye bertujuan untuk membatasi para kandidat yang berkantong tebal agar tidak jor-joran dalam kampanye untuk menarik simpati massa. Namun, pembatasan penggunaan Twitter menjelang pemilu itu menuai kritik.


"Tidak tepat menerapkan peraturan pemilu untuk Twitter," protes anggota parlemen dari partai Demokrat, Chung Dong-young, seperti detikINET kutip dari Reuters, Jumat (19/2/2010).

Dalam pemilu sebelumnya, NEC juga menuai protes karena memblokir penggunaan video klip atau video sharing. Namun, NEC bersikukuh tidak akan mengubah kebijakannya sampai undang-undang pemilu direvisi.

sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/02/19/172933/1303107/398/korsel-keluarkan-larangan-penggunaan-twitter

POPULAR

Shinta Alvionita AS, dari Puteri Indonesia ke Ajang Miss Indonesia 2014

Berita sentimen tentang perbelakuan Qanun Syariat Islam bagi non-muslim baru saja kita hadapi (baca disini ), yang jelas-jelas sang wartawan telah bermain imajinas untuk membuat Aceh terasa kontra di mata luar. Kini "keseksian" Aceh akan (kembali) diperdebat lagi. Apa pasal? Ajang Miss Indonesia 2014 sudah di depan mata, kontestan asal Aceh kali ini juga ikut lagi dalam ajang tersebut yang tak lain mantan finalis Puteri Indonesia (PI) 2008, yakni Shinta Alvionita AS.

Manohara Buka Lowongan Suami

7 Facebook Fan Pages That Shouldn't Exist