Langsung ke konten utama

GenBI Universitas Islam Aceh Sosialisasi CBP Rupiah di MAN 3 Bireuen

GENERASI Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Islam Aceh  melaksanakan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bireuen, Sabtu, 20 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran kepada pelajar mengenai pentingnya mencintai dan menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

Dalam sosialisasi tersebut, para anggota GenBI memaparkan materi seputar sejarah Rupiah, ciri-ciri keaslian uang, serta cara merawat Rupiah agar tetap dalam kondisi layak edar. Selain itu, siswa juga diajak memahami bagaimana Rupiah mencerminkan identitas dan kebanggaan nasional.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Siswa MAN 3 Bireuen terlihat sangat antusias, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan serta keaktifan mereka dalam mengikuti sesi kuis. Suasana semakin meriah ketika beberapa siswa berhasil menjawab pertanyaan dan mendapatkan hadiah menarik.

"Kami sangat senang bisa hadir di MAN 3 Bireuen. Antusiasme siswa sungguh luar biasa. Harapan kami, mereka dapat meneruskan semangat cinta, bangga, dan paham Rupiah di lingkungan sekitar," ujar salah satu perwakilan GenBI Komsat Universitas Islam Aceh.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa terus dilakukan.

"Kami berterima kasih kepada GenBI Komsat Universitas Islam Aceh yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa kami. Ini sangat bermanfaat bagi mereka," kata salah seorang guru MAN 3 Bireuen.

Melalui kegiatan ini, GenBI Universitas Islam Aceh berharap para siswa semakin mencintai, bangga, dan paham terhadap Rupiah, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mengajak masyarakat untuk lebih menghargai mata uang nasional.

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Zakiah Nurmala and Biography

Hacking with Google, Is it Possible

Every hacker needs to develop his abilities if he wants to maintain up to date. That's why he will use every tool he can find. From all of these possible options, Google hacks have become a new instrument for hackers. Although Google hacking isn't widespread knowledge, it should be understood by any hacker and even for the everyday computer user. But, if you want to become a hacker, Google is the way to go. Learn how to hack Google and you will acquire a powerful tool for your everyday work. What Is Google Hacking? Basically, it's the ability to use Google for finding hidden bits of data or information that the hacker can use for his advantage. Or in other words, hacking Google search appliance. How so? Let's say that you are a black hacker (someone who uses his hacking abilities for selfish purposes) and want to access the email account of a chosen victim. The first thing that hacker's do is to find out what is the secret question in the email account of their...