Langsung ke konten utama

Blogger Bermasalah? Laporkan Saja!

Rasa-rasanya seperti polisi saja itu Google, mitra masyarakat dan siap melayani. Pasalnya hal-hal demikian memang kerap terjadi di dunia pembloggeran atau sering disebut blogesphere.

Berbagai kerancuan sering terjadi pada penikmat internet, kalau dikatakan pengguna internet memang didominasi oleh mereka pengguna jejaring sosial dan blog adalah bagian dari salah satu banyak jejaring tersebut.

Google yang telah memiliki layanan blog yang beralamat di blogger.com punya peran besar tentunya dalam mengindeks beragam blog-blog yang lahir dan pergi (mati).


Namun, tidak saja mengindek dan membuat blog-blog tadi favorit dan menjadi nomor satu. Tanpa sepengetahuan kita mereka juga melakukan evaluasi secara berkala terhadap blog yang telah terdaftar, sehingga ada juga beberapa blog hilang dari peraduan baik terkena sanksi atau pun si empunya menghapusnya dan beragam alasan lainnya.

Lalu bagaimana dengan blog yang bermasalah, sebut saja ada blog bertema 'teroris', 'judi', 'pembunuh', dan sebagainya.

Padahal setiap layanan (baca: Blogger.com) punya ToR (Term of Rules) tersendiri bagi pengguna, tapi sayangnya banyak pengguna blog sering mengabaikan tulisan tersebut atau malah tidak dibaca.

Dalam ToR semua jenis blog disebutkan, mana yang tidak boleh dan apa yang boleh. Nah lho? lalu kenapa ada blogger yang lolos membuat blog bla bla dan bla. Namanya juga sistem, ya pasti wajar bisa lolos.

Untuk melaporkannya, Anda bisa ke alamat ini. Dan bisa masukkan alamat blog yang ingin di report. Serta cantumkan data diri Anda serta pilih jenis pelanggaran apa yang ada pada blog yang bersangkutan.
One of the hallmarks of Blogger is the importance of freedom of speech. Blogger is a provider of content creation tools, not a mediator of that content. We allow our users to create blogs, but we don't make any claims about the content of these pages, nor do we censor them. However, Blogger has standards and policies in place to protect our users and the Blogger network, as well as to ensure that Blogger is complying with all national, state, international, and local laws.
Kini di Indonesia banyak netter saat tahu atau melihat ada blog melanggar, yang pertama dilakukan adalah omdong di Twitter, Facebook, BBM dan lain-lain baik itu dia blogger sendiri atau pengguna internet yang labil alias besar cakap dari pada pemasukan :D

Kesadaran diri dalam melakukan tindakan masih kecil, ujung-ujung mempermasalah pihak A atau instansi terkait yang selalu lamban. #duh Indonesia

NB: Ini hanya untuk layanan blogger.com | Untuk Wordpress.com tersedia layanan pelaporan tersendiri

Komentar

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

MyWare: Personalized Service or Invasion of Privacy?

There's a fine line between what is considered a knowledge database and an invasion of privacy, and that line is likely to be determined by marketing. This week we wrote an article about Please Rob Me - a service that identifies Foursquare and Gowalla check-ins on Twitter and lets others know that a person is not home. While location-based services are often touted for their social and recommendation-based benefits, the realization that they can be used negatively have many questioning the responsibility of those groups that collect the data. In mid January Facebook founder Mark Zuckerberg stated that the age of privacy had come to an end and we responded that evolving preferences were not a valid justification of the elimination of privacy preferences . Nevertheless, between cookie tracking and browser identifiers like those shown in the EFF's Panopticlick and the fact that it only takes your zip code, gender and birthdate to identify you, it's hard to ensure to...

Johnny Depp Meninggal Hanya Hoax

Aktor Johnny Depp jadi trending topic di situs jejaring sosial, Twitter. Penyebabnya karena Depp disebut-sebut telah meninggal dunia. Benarkah? Ternyata tidak. Bahan perbincangan para pengguna Twitter didasarkan dari screenshot situs berita CNN yang disebutkan dimuat tahun 2004 silam. Screenshot berita itu pun sebenarnya telah dinyatakan sebagai kesalahan teknis oleh CNN. CNN ketika itu mengaku telah lalai dalam memuat nama korban kecelakaan lalu lintas menjadi Johnny Depp. Padahal yang menjadi korban saat itu bukan aktor top Johnny Depp. Sejumlah situs berita asing yang selama ini dikenal memiliki keakuratan dan kecepatan berita pun tidak memuat mengenai meninggalnya Depp. Situs BBC, Reuters, Contact Music, Female First, Daily Mail, The Sun hingga CNN tidak melansir berita meninggalnya pemain film 'Donnie Brasco' tersebut pada Minggu (24/1/2010).