Langsung ke konten utama

Setelah 5.830 Kali Mengelilingi Bumi, Discovery Pensiun

Pesawat ulang-alik Discovery Kamis (10/03) sekitar pukul 02.57 WIB mendarat di landasan Pusat Angkasa Kennedy Florida, Amerika Serikat. Inilah pendaratan terakhir pesawat legendaris NASA yang telah beroperasi selama 27 tahun.

"Sungguh penerbangan yang sempurna,"kata pilot Discovery Steven Lindsey. Kini pesawat berkecepatan setara 5 kali peluru ini akan menghabiskan hidupnya ditonton di museum-museum Amerika.

Discovery pada 24 Februari menjalankan misi terakhirnya dibawah pimpinan Steven Lindsey dan 5 astronot lainnya.

Selama 13 hari para awak memasang ruang penyimpanan dan mengirim robot humanoid pertama di Stasiun Ruang Angkasa Internasional.

Sejak diluncurkan pada tahun 1984, Discovery 39 kali mengorbit di angkasa, menempuh jarak sejauh 148 juta mil atau setara 5.830 kali mengelilingi bumi. Tercatat selama 365 hari pesawat ini berada di angkasa luar dengan kecepatan 17.400 mil per jam.

NASA kini tinggal menyisakan pesawat ulang alik Endeavour yang direncanakan pensiun 2011. Adapun pesawat ulang alik lainnya Atlantis akan melakukan misi terakhirnya pada pertengahan tahun ini.

Rencananya pada 2030 NASA akan menjelajahi Mars dengan pesawat antariksa generasi baru yang tengah mereka siapkan.

sumber : http://tempointeraktif.com/hg/sains/2011/03/10/brk,20110310-319115,id.html

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...