Langsung ke konten utama

Facebook App Sidesteps Google-Facebook Contact Spat

http://www.wired.com/epicenter/2010/11/facebook-app-gmail-import/
A 26-year-old coder in Chicago is jumping into the Facebook-Google war over mining Gmail contacts to find friends on Facebook. Eduardo Fernández spent the last two days creating “Gmail Contacts,” a Facebook app that navigates around the speedbumps Google laid down this week to point out that Facebook doesn’t play fairly in the information sharing economy.


The app lets you login to your Gmail account, and it finds which of your Gmail contacts are on Facebook and gives you the chance to friend the ones you haven’t connected with yet.

The drawbacks? It doesn’t use Google’s API, so you have to take Fernández at his word that the app doesn’t remember your password. And two, due to the load on his server, the app only checks fifty at a time. If you want to go through a long list of contacts, you have to run it multiple times.

Fernández says he got interested in the battle since his six-month old company Improffice specializes in helping businesses migrate information from normal Gmail accounts to Google App accounts, and from Google App accounts to Google App accounts.

“This has been a fun two-day project and I hope I don’t get into trouble with Google and Facebook,” Fernández told Wired.com.

If the application proves popular with Facebookers who don’t care for the new hassle it takes to check your Gmail contacts for new Facebook friends, Fernandez says he’ll increase the server capacity to remove the 50 name limitation.

And more importantly, he says he will integrate the app with a another Google API so that your password is sent to Google, not his server.

Follow us for disruptive tech news: Ryan Singel and Epicenter on Twitter.
source: http://www.wired.com/epicenter/2010/11/facebook-app-gmail-import/
Enhanced by Zemanta

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...