Langsung ke konten utama

Kecantikan Asli Indonesia

Kecantikan Indonesia, menurut artis Dian Sastrowardoyo, tidak bisa disamakan dengan kecantikan dunia yang stereotipe. Kecantikan Indonesia sangat dimensional. "Beauty attitude yang membuat wanita cantik karena kecantikan tidak dalam satu sisi. Tidak hanya fisik yang dilihat. Lebih cantik kalau punya attitude lebih kena di hati, lebih ada andil positifnya," kata Dian.

Dian yang terpilih sebagai brand ambassador sebuah produk Paris mengakui, selama ini wanita kaukasia atau bule yang menjadi ikon kecantikan. Menurut Dian, Indonesia perlu mendefinisikan ulang sebuah definisi baru tentang kecantikan Indonesia.

Artis yang mengawali popularitas lewat perannya dalam film Ada Apa dengan Cinta (2002) ini merasa sangat bangga karena dinilai memiliki kecantikan dan karakter wanita Indonesia asli dan prestasi. Karena alasan tersebut, maka Dian terpilih sebagai brand ambassador produk yang sudah mendunia itu.

Kontribusi istri dari Indraguna Sutowo ini melalui Yayasan Dian Sastrowardoyo juga turut menjadi pertimbangan produsen produk Paris itu untuk memilih Dian sebagai perwakilannya. "Pada saat saya tahu alasan mereka, saya merasa sangat bangga karena produk Paris sadar kecantikan Indonesia sangat unik," ujar Dian.


Soal karier, perempuan pemilik nama lengkap Diandra Paramitha Sastrowardoyo ini dikenal sebagai aktris yang selektif dalam memilih peran, lantaran ingin mendapat pengalaman baru dalam setiap perannya.

sumber : http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=256722

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...