Langsung ke konten utama

Penerima Adipura 2010 Meningkat

Jumlah kota penerima anugerah adipura, atau kota dengan predikat terbersih tahun 2010, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Terjadi peningkatan dibanding tahun 2009," kata Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta di Jakarta, Selasa (8/6). Menteri menjelaskan, pada tahun 2009 penerima Adipura sebanyak 126 kota dan pada tahun 2010 ini menjadi 140 kota.

Menurut menteri peningkatan jumlah kota tersebut disebabkan adanya perubahan paradigma di beberapa daerah di Indonesia. "Kesadaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan kota semain meningkat," katanya.

Bahkan menurutnya, kesadaran tersebut bukan hanya di dorong dari keinginan mendapatkan adipura, melainkan keinginan untuk menciptakan kota yang nyaman dan bersih.

Beberapa kota yang menerima anugerah adipura tahun 2010 untuk kategori kota metropolitan yakni Palembang, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Surabaya, Tanggerang, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bekasi.



Sedangkan untuk kota besar, yakni Malang, Pekanbaru, Yogyakarta dan Balikpapan.

Menteri menjelaskan, anugerah adipura tersebut diberikankarena kota-kota bersangkutan dapat menjaga kebersihan dan punya inovasi untuk mengelola sampah.

Menteri juga berharap, dengan adanya anugerah tersebut diharapkan kesadaran kota-kota lainnya smakin meningkat dan jumlah penerima penghargaan di tahun berikutnya semakin meningkat.

sumber : http://www.gatra.com/2010-06-09/artikel.php?id=138476

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".