Langsung ke konten utama

Main Facebook Nantinya Harus Bayar?

Jutaan pecandu Facebook di seluruh dunia khawatir bahwa suatu hari nanti akan diharuskan untuk membayar saat menggunakan halaman situs itu.

Selama konferensi pers yang diadakan baru-baru ini, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan bahwa selama para pengguna Facebook memiliki perhatian terhadap masalah privasi, pertanyaan tentang apakah Facebook akan memungut bayaran atau tidak untuk layanannya akan menyita perhatian yang sangat besar, di antara pengguna laman tersebut yang berjumlah sekitar 500 juta

Tetapi apakah ketakutan ini dibenarkan? “Kami sama sekali tidak punya rencana untuk memungut bayaran bagi layanan-layanan dasar di Facebook,” ujar juru bicara Facebook, Larry Yu

Berdasarkan keterangan pegawai Facebook, seperti dikutip darii CNN, alasan tidak akan dikenakan biaya akses karena wall to wall berbayar bertentangan dengan misi perusahaan yang membuat dunia lebih terbuka dan terhubung.

Facebook mendapatkan keuntungannya melalui pemanfaatan jumlah pengguna yang besar dan kepada para pengiklan. Facebook menargetkan keuntungan sebanyak US$2 juta (Rp 18,2 miliar) untuk tahun ini.

Jumlah ini dua kali lebih besar dari apa yang didapatkan Facebook tahun lalu. Bila Facebook mulai menagih uang untuk para penggunanya.

sumber : http://inilah.com/news/read/teknologi/2010/06/20/611901/main-facebook-nantinya-harus-bayar/

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".