Langsung ke konten utama

Facebook's Privacy Fixes Can't Cure Stupid

Facebook deserves plenty of blame for messing too much with its privacy settings, but no amount of fixing will stop people from embarrassing themselves on the Internet.

An interesting thing happened in the time since Facebook's privacy fiasco began: The debate moved away from the most recent changes to Facebook's privacy -- allowing select Web sites to automatically tell your Facebook friends what you've been doing on those sites -- and now focuses on changes that are almost six months old.

Suddenly, it seems, users are upset that Facebook wants status updates and friends lists shared with the world. By default, new Facebook users' profiles are set to "everyone," making life on the Internet an open book.

Enter, well, Openbook, the site that exposes just how much people expose on Facebook. PCWorld has covered this site before, making note of the too-much-information that (I hope) users think was kept private. NPR played a different trick, looking for status updates that reference new cell phone numbers and then calling the people who inadvertently broadcast their digits. Openbook supposedly shines a light on the effect of Facebook's privacy changes, but all it really does is show how people can't filter themselves.

There's no doubt that Facebook exacerbated the problem by pushing people towards public sharing of information, but it's a problem that existed long before December 9, when Facebook introduced sweeping changes to its privacy controls. A site called Lamebook, which tracks stupidity and hilarity on Facebook, started in 2008. Humorous lists of Facebook fails predate the changes from six months ago. Even if people keep information within their social circle, they can still make fools of themselves -- and to people that matter in real life, no less.


Later today, Facebook will introduce some privacy changes, giving people an easier way to control what information in their profiles is visible to the rest of the world. The changes may not address complaints about having to opt out of future privacy changes, and they may not provide the level of depth that the people most up in arms about privacy really want. But one thing the changes definitely will not do is make people smarter about what they publish on the Web.

source ; http://www.pcworld.com/article/197213/facebooks_privacy_fixes_cant_cure_stupid.html?tk=twt_security

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...