Langsung ke konten utama

Foto: Lucu-lucuan Cuma Ada di China

Negara dengan penduduk terbesar (1,5 milyar jiwa) di dunia ini memang menarik untuk terus dikaji. Bayangkan dengan kekayaan budaya yang telah tumbuh subur semenjak 5 ribu tahun yang lalu, Cina atau Tiongkok pasti punya banyak sisi-sisi menarik di mata orang asing, tak terkecuali kita. Yang kita tahu dari saudara tua ini sayangnya terbatas pada pola-pola stereotip yang sempit sehingga kita cenderung memberi stempel yang cenderung hitam putih pada bangsa besar ini.

Kini dengan prestasi ekonominya sebagai kekuatan ekonomi nomer dua dunia, segala aspek tentang Cina sebenarnya patut kita kaji. Banyak pakar sepakat abad ini milik Asia, dan salah satu budaya dominan yang akan banyak mewarnainya adalah budaya Cina. Namun menariknya, karena Cina belum lama beranjak dari statusnya sebagai negara berkembang, banyak hal yang bisa kita temui di Cina rasa-rasanya juga kerap kita dapati di Indonesia.

pengiritan ekstremm



ipod terbaru form cina


go to gaza melawan israel



menantang maut


jadi inget pas tk maen ayunan


boker sambil nantang maut


no koment ahahahhaahah


aktrasi



berani balapan ama dia



tak ada rotan sekop pun jadi



ternyata ga di indonesia aja



hahahhahahah ada ada aja





bukan sulap bukan sihir



WC bintang 1



hahahahahaha



kasian tuh anak



cabut gigi apa debus?



parkir park
 
 
sumber : http://www.indonesiaindonesia.com/f/42700-mati-ketawa-ala-cina/

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...