Langsung ke konten utama

Apa Penyebab Microphone di Rapat Paripurna Mati?

Seperti yang diketahui, pada hari Selasa (02/03) kemarin, terjadi kekacauan dalam rapat paripurna DPR, dimana penyebabnya dipicu oleh masalah teknis matinya microphone. Menurut Pakar Teknologi Informasi ITB Agung Harsoyo, sebenarnya secara teknis microphone di gedung MPR/DPR diatur untuk maksimal 4 buah, namun jika diatur tiba-tiba oleh pihak tertentu juga mungkin terjadi. Agung menambahkan, kasus matinya microphone ini menilai bahwa matinya mic lebih karena factor manusia dibandingkan teknis.

Agung juga membantah jika dikatakan sound systemnya rusak, karena ia yakin seluruh perangkat di gedung tersebut sudah memadai dan branded. Sementara berkaitan dengan sabotase, Agung menyatakan bahwa teknologi dirancang sesuai dengan kebutuhan manusia yang juga sebagai pembuat teknologi.

“Tidak mungkin jika dikatakan hanya ada 4 mic yang menyala, namun bisa menyebabkan sistem sound system mati total. Kemungkinan lainnya adalah jika ada 4 mic yang menyala maka yang mic kelima, mic keenam dan seterusnya tidak akan bisa digunakan,” jelasnya.

sumber : http://www.beritanet.com/Technology/Berita-IT/Microphone-Paripurna-DPR.html

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Zakiah Nurmala and Biography

MyWare: Personalized Service or Invasion of Privacy?

There's a fine line between what is considered a knowledge database and an invasion of privacy, and that line is likely to be determined by marketing. This week we wrote an article about Please Rob Me - a service that identifies Foursquare and Gowalla check-ins on Twitter and lets others know that a person is not home. While location-based services are often touted for their social and recommendation-based benefits, the realization that they can be used negatively have many questioning the responsibility of those groups that collect the data. In mid January Facebook founder Mark Zuckerberg stated that the age of privacy had come to an end and we responded that evolving preferences were not a valid justification of the elimination of privacy preferences . Nevertheless, between cookie tracking and browser identifiers like those shown in the EFF's Panopticlick and the fact that it only takes your zip code, gender and birthdate to identify you, it's hard to ensure to...