Langsung ke konten utama

Marietta Nova Triani Hilang Karena Rayuan Facebook

Kedua orang tua Marietta Nova Triani atau Nova (14) bersyukur putrinya yang hilang sejak 6 Februari 2010 lalu telah ditemukan. Nova ditemukan bersama Ari, pria yang diduga kekasihnya.

"Kita bersyukur sebagai orang tua, anak telah kembali lagi. Untuk urusan ketemunya di mana silakan tanya ke polisi," ujar ayah Nova, Heri Kristiono saat tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (9/2/2010) pukul 02.10 WIB.

Heri mengenakan kaos biru ditemani istrinya yang mengenakan kaos putih.


Sebelumnya tim penyidik yang dipimpin oleh Kompol Audie Latuheru dan AKP Danang D Kartiko menemukan keduanya di kawasan Jatiwung, Tangerang sore tadi.

"Saat ditemukan mereka sedang jalan berdua di daerah Jatiwung," ungkap sumber tersebut.

Nama Ari disebut oleh ayah Nova, Heri Kristiono, sebagai orang yang diduga membawa Nova dari kediaman keluarganya di BSD sejak Sabtu 6 Februari 2010 lalu. Ari diketahui pernah mengirim pesan singkat dan pesan tertulis dalam Facebook untuk bertemu dengan Nova.

Penelusuran detikcom, Ari menggunakan akun bernama 'Arie Power'. Dalam facebooknya terdapat foto-foto Nova yang diberi nama sebagai 'bundaqw'.

Ari juga membuat Status 'Married' di facebooknya mulai pada tanggal 20 Januari 2010.

sumber : http://id.news.yahoo.com/dtik/20100208/tid-orang-tua-nova-bersyukur-anaknya-dit-b1ae096.html

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...