Langsung ke konten utama

Avoid 'Phishing' Scams

Over the past few days, Twitter has been helping folks victimized by a phishing attack. Phishing is a deceitful process by which an attempt is made to acquire sensitive information such as Twitter usernames and passwords. The bad guys masquerade as someone you trust and may send you a Direct Message (DM) with a link. This DM may say something along the lines of, "LOL that you??" followed by a link to a fake Twitter login page. If you enter your credentials on that fraudulent page, the phishers can sign in as you and trick more people.

Anatomy of A Phishing Scam

Generally a phishing attack against Twitter users breaks down to a three-part process. First, accounts compromised in the manner described above send out messages to all accounts following them. Second, accounts that are newly compromised send out more messages. Third, the scammers behind the phishing attack make an attempt at monetization by sending out spam links instead of links to a fake login page. We fight phishing scams by detecting affected accounts and resetting passwords. However, it's better to stop them before they start.
Avoiding Phishing Scams

We designed the Direct Message system so that you could only get DMs from accounts that you choose to follow—this cuts way down on spam and attacks. Our Trust and Safety team identifies and deletes spam accounts every day. Still, we recommend against indiscriminately following hundreds or thousands of accounts without having a look first. To learn how you can avoid falling victim to a phishing scam or if you have other questions about keeping your Twitter account secure, please read Keeping Your Account Secure at our help site.

For regular status updates on related issues. please follow @safety and @spam. There is also a Twitter status blog that we update regularly. For a lot more information about Phishing, check out this article on Wikipedia.

source : http://blog.twitter.com/2010/02/avoid-phishing-scams.html

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...