Langsung ke konten utama

Anwar Fuadi Akan Nasehati Andi Soraya

Protes Front Pembela Islam (FPI) atas rencana penayangan Film HANTU PUNCAK DATANG BULAN, menurut Anwar Fuadi, selaku artis senior Indonesia, dipicu oleh promo di internet yang sangat 'mengerikan'. Promo tersebut mengandung cuplikan adegan-adegan panas dan vulgar.

"Saya mendapat kabar dari ketua asosiasi pengusaha bioskop Indonesia bahwa film itu gak jadi diputar hari ini dan iklan di beberapa media juga sudah ditarik. Namun kalau ditanya sampai kapan, saya gak tahu. Karena ini adalah murni tindakan dari masyarakat, jadi kalau ada bioskop yang memutar film itu, urusan bioskopnya," tegas Anwar di Gedung LSF, Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (04/02).

Soal siapa yang salah dalam kasus ini, Anwar tak bisa gegabah memutuskannya.

"Kalau LSF di sini sudah bertindak sesuai dengan kapasitasnya, kesalahan bisa dibilang dari pihak produsernya, lebih kepada cara ngejualnya. Saya juga menghimbau kepada produser untuk membuat film yang lebih bagus, dengan judul yang bagus pula. Karena adegan ranjang yang ada di film Indonesia itu sangat kasar, malah bisa dibilang menjijikkan saat sebelum disensor. Cobalah berkarya seperti film luar, meski ada adegan ranjang tapi bisa dibuat sangat soft, halus banget," jelasnya.

Tentang pernyataan yang sifatnya menantang, yang dikeluarkan oleh Andi Soraya, Anwar berjanji akan menasehati mantan kekasih Steve Emmanuel itu.

sumber : http://id.news.yahoo.com/kplg/20100205/ten-anwar-fuadi-akan-nasehati-andi-soray-e966021.html

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...