Langsung ke konten utama

Social Search Bikin Google Lebih Intim

Setelah menyuntikkan konten Twitter di hasil pencariannya, kini Google menjamah jejaring sosial yang lebih luas. Fitur bernama Social Search ini membuat hasil pencarian makin intim.

Lewat fitur ini hasil pengguna mesin cari Google tak hanya dibanjiri link ke situs terkait tapi juga ke konten dari teman-temannya. Untuk bisa menikmati fitur ini, pemakai internet harus memiliki akun Google dulu.

Fitur ini mulai disebarkan oleh Google ke beberapa pemilik akun Google. Untuk awalnya, baru penguna Google berbahasa Inggris saja yang bisa mendapatkannya.


Soal privasi, tak usah khawatir, hanya konten-konten yang ditandai untuk publik saja yang akan muncul. Seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Jumat (29/1/2010), ini berarti konten yang 'private' tak akan muncul dalam pencarian.

Google mengklaim Social Search akan menjadikan hasil pencarian makin intim. Contohnya, saat seorang pengguna memasukkan kata kunci New York, maka tulisan di blog temannya yang kata New York akan muncul di bawah tulisan 'Results from people in your social circle for New York'.

Social Search ini juga akan berlaku untuk pencarian gambar. Jadi, selain gambar dari internet secara luas, gambar-gambar dari teman-teman dekat juga bisa muncul di pencarian Google.

sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/01/29/142858/1289055/398/social-search-bikin-google-lebih-intim

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".