Langsung ke konten utama

Pria Telanjang Tak Menggairahkan?


Pria telanjang ternyata tak cukup membuat kaum perempuan, kaum saya tergetar dan tergairahkan. Sedikit mengagetkan meski saya akui juga, perempuan termasuk saya lebih senang melihat perempuan bertubuh indah dan seksi. Lalu, adakah yang salah dengan perempuan?

Laki-laki dengan dada bidang dan tubuh kekar atau perutnya yang rata ternyata tidak masuk dalam daftar teratas yang membuat perempuan bergairah. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Dr. Chivers bersama timnya dari Universitas Toronto, Amerika Serikat.

Hasil yang diperoleh dari peneltian Dr Chivers dan timnya terlihat bahwa tekanan darah dan denyut jantung perempuan heteroseksual akan meningkat saat melihat gambar perempuan seksi dibanding saat melihat gamnbar pria telanjang. Wow!


Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa perempuan menjadi bergairah manakala melihat perempuan berpose seksi dibandingkan melihat foto pria tengah telanjang dada berjemur di tepi pantai.

So, Guys, sebaiknya jangan cepat puas dengan bentuk badan kalian atau tak usah minder dengan bentuk badan yang tak ideal. Karena sejatinya para perempuan lebih menyukai segala aktivitas dan sikap kalian yang membangkitkan gairah kami.

sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2010/01/25/792/Pria-Telanjang-Tak-Menggairahkan

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...