Langsung ke konten utama

Google Begins Talks With China as Sensitive Searches Skyrocket


Google Inc. said it has begun talks with the Chinese government about the company’s plan to stop censoring results from its search engine, after saying it may quit the country because of cyber attacks.

Google will hold more talks with Chinese authorities “in the coming days,” it said in an e-mailed statement today.
The operator of the world’s most-popular search engine last week said it plans to operate an unfiltered search-engine service in China -- a move that may lead to the company closing down its offices in the country -- pending talks with the government. The Mountain View, California-based Internet company said its computer system faced a series of “highly sophisticated” attacks that originated in China.

“The key swing factor is the negotiation between Google and the Chinese government,” Credit Suisse Group AG analysts Wallace Cheung and Sharon Jing wrote in a report today. “Next week will be crucial for resolution of the issue,” said the analysts.

Google’s China operations may be “officially terminated” in February, leading the government to block the company’s main site, Cheung and Jing added.

“Post Google’s China shut down, China government is likely to frequently block the Google.com Web site,” they wrote, without saying who gave them the information.

The Chinese service started by Google in 2006 limits search results to comply with the Chinese government’s rules to restrict access to information censors deem inappropriate.

Google said in today’s statement that its Google.cn Chinese-language site is still operating in compliance with local regulations. Nonetheless, searches for information about the 1989 crackdown on protesters in Beijing’s Tiananmen Square have surged.

Queries for “Truth of Tiananmen” grew at the second- fastest pace of any search term on Google.cn as of 9 a.m. local time on Monday, according to data available on the company’s mainland Chinese Web site. China strictly controls information on the crackdown.

Terms related to the Tiananmen Square protests weren’t among Google.cn’s most-searched for in November and not one of the top 10 searches for 2009, according to data available on the Web site.

“The sudden surge in searches for Tiananmen related topics shows users have been trying to work out whether Google has now dropped censorship altogether,” said Isaac Mao, a fellow at Harvard University’s Berkman Center for Internet and Society.

“Subjects like Tiananmen are good acid-tests.”

Bloomberg

source : http://thejakartaglobe.com/home/google-begins-talks-with-china-as-sensitive-searches-skyrocket/353347

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...