Langsung ke konten utama

Feature Related Stories with LinkWithin


Most blogging platforms now feature a number of third-party plugins that can display a list of related stories on your blog, or even on other blogs on the Internet. Typically, these plugins will look at how a story was tagged and then display a short list of similar stories that use the same keywords.

LinkWithin is the newest contender in this market. The plugin looks at tags, but it also analyzes other factors like relevancy, popularity, and recency. Unlike similar plugins, however, LinkWithin doesn't just display a list of headlines underneath each post, but also a thumbnail with a picture from each post, which makes it far more attractive than most of its competitors.

The plugin is available for Wordpress, Typepad, and Blogger, though LinkWithin will also provide you with a code snippet that you can use on other blogging platforms. We assume that LinkWithin does some semantic analysis in the background in order to arrive at its list of related stories, though we weren't able to track down any details.

In testing LinkWithin on our own WordPress blog, the suggested posts were always spot-on, but obviously, your mileage may vary.
linkwithin_wide.png

A Few Caveats

Because LinkWithin does most of the computing on its own servers, it can take a little while before its results appear on your blog (usually around one hour). The plugin also doesn't play nice with every theme, though the team promises to fix any problem you might encounter within a few hours after you contact them.

Verdict

LinkWithin is still a bit rough around the edges. It would be great, for example, if you could actually customize how the related items are displayed on your blog. For now, you are restricted to showing three related stories, for example, and the related stories will appear on both your homepage and on individual posts.
If you are looking for a different way to showcase more of your blogposts on your blog, however, LinkWithin is definitely worth a try.

POPULAR

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...

Sejarah: Salman al-Parsi Pendiri Kerajaan Jeumpa Aceh

Sebagaimana dikemukakan terdahulu, bahwa sebelum Nabi Muhammad saw membawa Islam, dunia Arab dengan dunia Melayu sudah menjalin hubungan dagang yang erat sebagai dampak hubungan dagang Arab-Cina melalui jalur laut yang telah menumbuhkan perkampungan-perkampungan Arab, Parsia, Hindia dan lainnya di sepanjang pesisir pulau Sumatera. Karena letak gegrafisnya yang sangat strategis di ujung barat pulau Sumatra, menjadikan wilayah Aceh sebagai kota pelabuhan transit yang berkembang pesat, terutama untuk mempersiapkan logistik dalam pelayaran yang akan menempuh samudra luas perjalanan dari Cina menuju Persia ataupun Arab. Hadirnya pelabuhan transito sekaligus kota perdagangan seperti Barus, Fansur, Lamri, Jeumpa dan lainnya dengan komuditas unggulan seperti kafur, yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan telah melambungkan wilayah asalnya dalam jejaran kota pertumbuhan peradaban dunia. ”Kafur Barus”, ”Kafur Fansur”, ”Kafur Barus min Fansur” yang telah menjadi idiom kemewahan para Raja...

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".