Langsung ke konten utama

Blueberry Cegah Pikun Makin Parah

Blueberry bisa membantu Anda mempertahankan daya ingat. Konsumsi setengah liter jus buah kaya antioksidan ini dinyatakan bisa mencegah penurunan memori.

Penelitian menunjukkan bahwa buah ini membantu menajamkan daya ingat. Efek ini masih bisa dirasakan bahkan setelah terjadi penurunan memori.

Tes memori menunjukkan bahwa para pensiunan mengalami peningkatan daya ingat sebanyak 40 persen setelah minum 0,56 liter jus blueberry sehari selama 12 minggu. Buah ini, menurut peneliti, merupakan cara mudah dan lezat dalam mempertahankan keremajaan otak.


Dalam studi ini, para peneliti dari Amerika Serikat meminta sekelompok pensiunan menjalani tes memori. Setelah itu, mereka diminta minum hingga 0,56 liter jus blueberry setiap hari.

Saat kembali menjalani tes memori tiga bulan kemudian, performa partisipan dalam tugas penyusunan kata meningkat hingga 40 persen. Selain itu, kemampuan mengingat mereka juga meningkat 33 persen. Menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry ini, performa pensiunan yang minum jus blueberry jauh lebih baik dibandingkan mereka yang minum jus anggur.

Peningkatan ini, menurut peneliti dari University of Cincinnati, disebabkan oleh kandungan komponenanthocyanin dalam blueberry. Komponen pemberi warna gelap pada blueberry ini dinyatakan bisa mencegah berbagai gangguan termasuk penyakit jantung, kangker, penyakit alzheimer (kepikunan) dan diabetes.

Dalam kaitannya dengan daya ingat, anthocyanin diyakini mempermudah penyampaian pesan dari sel-sel otak dan mencegah kerusakan atau kematian sel.

"Hasil temuan awal ini sangat menjanjikan dan mengindikasikan bahwa penggunaan suplemen blueberry secara konsisten bisa mencegah atau mengurangi kerusakan saraf," tutur peneliti Robert Krikorian, seperti dikutip situsdailymail.

Tahun lalu, peneliti dari Reading University menemukan bahwa konsumsi smoothie blueberry di pagi hari memacu peforma dalam melaksanakan tugas mental. Hal ini, menurut peneliti, disebabkan oleh kandungan flavonoid (temasuk anthocyanin), yang menjaga pikiran tetap segar dengan menstimulasi aliran darah dan oksigen ke otak.

sumber : http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/01/29/2101/9/Blueberry-Cegah-Pikun-Makin-Parah

POPULAR

Rasulullah Pingsan dan Menangis Saat Mendengarkan Jibril Mengisahkan Pintu Neraka

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rasululah Saw: "Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Sejarah Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya. Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu. Daerah y...

Kerajaan Jeumpa, Kerajaan Islam Pertama Nusantara

Teori tentang kerajaan Islam pertama di Nusantara sampai saat ini masih banyak diperdebatkan oleh para peneliti, baik cendekiawan Muslim maupun non Muslim. Umumnya perbedaan pendapat tentang teori ini didasarkan pada teori awal mula masuknya Islam ke Nusantara. Mengenai teori Islamisasi di Nusantara, para ahli sejarah terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu pendukung (i) Teori Gujarat (ii) Teori Parsia dan (iii) Teori Mekah (Arab). Bukan maksud tulisan ini untuk membahas teori-teori tersebut secara mendetil, namun dari penelitian yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Teori Mekkah (Arab) lebih mendekati kebenaran dengan fakta-fakta yang dikemukakan. Teori Mekkah (Arab) hakikatnya adalah koreksi terhadap teori Gujarat dan bantahan terhadap teori Persia. Di antara para ahli yang menganut teori ini adalah T.W. Arnold, Crawfurd, Keijzer, Niemann, De Holander, SMN. Al-Attas, A. Hasymi, dan Hamka. i Arnold menyatakan para pedagang Arab menyebarkan Islam ketika mereka mendo...